RSS Feed

Repost: Living My Imperfect Life Perfectly

Posted on

Ibarat badan yang udah karatan ga pernah olahraga, maka harus pemanasan. Berhubung sudah lama tidak ngeblog, maka saya coba copas dulu beberapa tulisan saya yang pernah saya tulis dalam Notes di Facebook.

Tulisan ini ketika si Mas Jawa belum jadi suami…. dan sampe sekarang pun ketika sudah jadi suami, sama ajaaaa …. lempengjaya.com, tanpa ekspresi sedatar meja pingpong 😀

———————————————————————————————————————————————

Kemarin itu saya uring-uringan sama si Mas Jawa, entah karena kurang sajen, ato salah pasang susuk atau mungkin lagi kesambet. Pokoknya kemaren itu karena sebel, saya cuekin semua sms dan telponnya.

Long weekend ini saya merasa sendirian sementara adik-adik saya sibuk dengan keluarganya masing-masing. Saya pulang ke kos dengan perasaan gak puguh. Kesal di hati masih menyisa, punya Mas Jawa tapi tetep aja masih ngerasa sendirian. Saya mulai merasa adanya communication gap karena intensitas ketemu kita yang sangat jarang. Si Mas Jawa itu jauhhh lebih sibuk dari Seleb Dungdungpret kaya saya ini. Komunikasi kami hanya sebatas telpon dan bbm. Saya landing dari Arab Saudi dia take off ke Paris di hari yang sama dan waktu yang sama, praktis hampir 2 bulan ini kami baru bertemu sekali.  Akhirnya saya ngambeg aja. Semua telpon dan bbm dari dia ga saya balas. Tapi karena gatel juga, akhirnya saya balas juga bbmnya: LAGI NGAMBEG DAN KESEL!

Kemudian dia balas dengan kalimat ini:

Yasudah istirahat dulu, kita sempatkan tahajud nanti malam, kita harus bersyukur apapun kondisi kita, tidak bisa disamakan dengan kondisi orang lain pada umumnya, ini ujian, apapun ujiannya kita harus bersyukur.

Saya tidak terlalu peduli dengan kalimat itu kerana membacanya hanya sepintas lalu dengan mulut manyun. Saya sedih, long weekend ini saya merasa sendirian, I was feeling totally miserable!

Tiba-tiba pintu kamar saya di ketuk. Siapalagi kalo bukan si kecil ceriwis yang cuma bisa ngomong bule ngetuk kamar saya jam 10 malam. Saya buka juga, benar dia.

Namanya Lamis, umurnya 7 tahun. Dia aseli Indonesia, tapi lahir dan besar di Amerika. Saat ini dia kos di tempat saya kos bersama ibunya dan abangnya yang berumur 11 tahun. Kalo dari ceritanya, mereka tidak bisa balik ke Amerika karena belum dapet Visa, sedangkan Ayahnya orang Indonesia juga menetap dan bekerja disana. Jadi sementara ini mereka terpaksa ngekos, Lamis dan kakaknya tidak sekolah sementara waktu di Indonesia.

“Where did you come from? tanya saya.

“From Karoakee”

Saya mengerenyit

“with your Mom?”

Dia mengangguk.

“I am going to move”

“Going back to America?”

Dia mengenggeleng.

“Where?”

“I dont know, My Mom doesnt have that much money anymore, so we have to move”

Tiba-tiba saya merasa prihatin. Dan mengalirlah semua cerita dari mulutnya yang polos itu.

Saya merasa malu, there’re so many people who are more suffering out there! So, why you feel that you are the most miserable person in the world?

Pagi ini saya mendapat kabar dari teman saya, bahwa salah seorang teman berpulang ke Penciptanya karena kecelakaan, dan anak satu2nya saat ini dalam kondisi kritis di rumah sakit karena gegar otak.

Pagi ini juga, seorang teman curhat susah melupakan mantan pacarnya yang meninggalkan dia menikah dengan wanita lain.

Lah, terus masalah gw ini sebenernya apaaaaa? *jitak kepala sendiri*

Clink clink ada message yang masuk ke BBM saya dari Mas Jawa:

Masih marah dik? Jangan gampang marah nanti cepet tua, kapan oleh-oleh ini bisa mas anter?

Saya pencet-pencet aja itu keyboard BB:

Kalo oleh-olehnya Dude Herlino, marahnya gak jadi deh.

Adanya Sule, gimana? mau?

*M A N Y U N again*

Still, I am trying living my imperfect life perfectly

Advertisements

5 responses »

  1. Who said it was imperfect? *kemudian hening

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Muhammad Assad

Entrepreneur | Author | Speaker | Trainer | Traveler

Ridha's Kitchen

Daily Food & Treats in D's Family

Dunia Pagi

Karena di pagi harilah semuanya bermula

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

ngecuprus.org

ngecuprus itu melegakan, entah bagi yang mendengarkan

M O R E T A

LAKSANAKAN KATA HATIMU

Baginda Ratu

(... dalam istana kecil kami )

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Roemah Kedoea

Sekelumit dari yang tersisa.............

Nonikhairani

Once You Make a Decision, The universe Conspires To Make It Happen

Dr. Margono M. Amir

My true stories

danirachmat

duit dan hidup diobrolin santai

Making Memories

We don’t remember days, we remember moments

Kumpulanceritadahlia

Just another Kumpulanceritadahlia weblog

Bundarara's Weblog

Just another Mom of 2 son weblog

randomize of bengsin ...

foto .. gadget .. #crap .. its just about ...

%d bloggers like this: