RSS Feed

Envy, how do you deal with it?

Posted on

tanduk wahabi

Iri, cemburu, dengki, sirik…. itu bukanlah suatu hal yang rendah sebetulnya …. dia tidak berpotensi mejadi hal yang rendah manakala kita bisa menaklukkannya untuk tidak keluar dalam bentuk prilaku dan ucapan kita.

Maksudnya?

Gini loh, siapa sih yang ga pernah mengalami perasaan iri, cemburu, dengki, sirik? Siapa hayo? kecuali anda malaikat yang dikirim buat jawab blog saya, hehehe. I think humans on earth do envy in their life. But only evils assign an envy to be an act.

MIsalnya, kita bersahabat, ada salah satu dari sahabat kita memiliki kehidupan yang terlihat indah sempurna, keluarga harmonis, finansial mapan, bisa traveling keliling dunia. Timbulah rasa iri terhadap apa yang dia miliki sementara kita tidak. That’s still human. Kemudian kita (eh, kita? elo kali?!?!, hihihi) berusaha mengakomodir rasa iri tersebut dengan mencibir keberuntungannya dan berusaha memberikan image jelek di publik, seperti: “Norak banget deh, isi FB dan TL nya penuh dengan cek in ke negara ini dan itu, kaya orang kampung aja yang ga pernah ke luar negeri, dasar OKB pamer!”. Well that’s an evil. See the difference?

Ingat loh, cemburu, iri, dengki adalah salah satu dosa awal Setan ketika Tuhan menciptakan manusia.

Terus gimana donk nahan rasa iri dengki supaya ga keluar dalam perbuatan setan? hehehe

Jujur saya juga pernah jadi setan, tapi berdasarkan pengalaman, menjadi setan itu membuat saya merasa malu terhadap diri sendir dan Tuhan pastinya. Ternyata kualitas diri ini sama aja dengan setan, hehehe.

Belajar dari pengalaman, saya mencoba menyadari bahwa setiap keberuntungan sudah ada porsinya masing-masing dan itu tergantung dari bagaimana usaha kita menjalani hidup.

Dan satu hal, saya berusaha men-challenge diri sendiri untuk tidak sombong dan mengakui kelebihan orang lain, dengan cara mengakui saja kecemburuan atau keirian diri sendiri terhadap orang tersebut, misalnya dengan mengatakan: “How lucky you are,Β saya iri banget kamu bisa jalan-jalan ke luar negeri, mudah-mudahan keberuntungan seperti kamu akan juga menghampiri saya suatu saat nanti, I am happy for you!.

Nah kalo kita jadi objek yang dicemburui, mendapat pernyataan seperti itu, kira-kira gimana reaksi kita?

Kalo saya mungkin saya akan menyemangati teman saya bahwa this can be possibly happen to any one, mungkin saya juga akan share gimana bisa jalan-jalan ke luar negeri dengan biaya murah, dll.

Well, ada hukum alam yang harus kita ingat: the more you grant the bad things, the more you’ll take the bad things and it’s vice versa! πŸ™‚

 

Note: gambar dipinjem dari sini: http://masdurohman.blogspot.com/2010/11/humor-tanduk-setan.html

Advertisements

16 responses »

  1. iya juga sih ya.. mending ngaku iri daripada sirik berkepanjangan..
    tapi prakteknya susah deh kayaknya, mesti ngalahin gengsi dulu

    Reply
  2. alhamdulillah saya masih manusia πŸ˜€
    tapi kalo saya sebagai objek yang dicemburuin, biasanya saya bakal tambah manas-manasin si pelaku, abisnya sebel aja kalo irinya berujung dengki :D. salam kenal ya mbak πŸ™‚

    Reply
  3. Emang ada yah, setan kemasukan panda bwahahahahaha
    *kabuuuuuurrr*

    Reply
  4. Iri itu karenaaaaaaa apa ya hihi * ditoyor*

    Reply
  5. Nah. jadi gimana dong, caranya sering2 jln keluar negeri dgn biaya murah…? kalo bisa, gratis, tis, tis…? πŸ˜€

    Reply
  6. tapi kadang aku ngerasa sebel bukan karena iri sih. lbh krn BT, those fortunate ones klo mau pamerin keberuntungan atau kebahagiaannya kok kurang bs pilih tempat dan waktu. kesannya jadi rubbing their success to others’ face.

    Reply
  7. Mungkin ya gini fungsi kepala; bisa menunduk dan menengadah. Biar kita bisa melihat ke atas dan kebawah. Bisa sirik dan bersyukur. Seimbang. huahahahah. *lempar sorban*

    Reply
  8. Betul sekali, cemburu, iri, dengki, dan sirik itu manusiawi kok dan ga salah. Yg jadi masalah adalah bagaimana kita mengelola rasa-rasa itu agar tidak menjadi bumerang utk diri kita sendiri.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Muhammad Assad

Entrepreneur | Author | Speaker | Trainer | Traveler

Ridha's Kitchen

Daily Food & Treats in D's Family

Dunia Pagi

Karena di pagi harilah semuanya bermula

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

ngecuprus.org

ngecuprus itu melegakan, entah bagi yang mendengarkan

M O R E T A

LAKSANAKAN KATA HATIMU

Baginda Ratu

(... dalam istana kecil kami )

Merangkai Inspirasi

Bulu pena akan membawamu terbang, dengan kata-kata yang kau tulis seperti halnya bulu menerbangkan burung menuju langit. (Leonardo Da Vinci)

Roemah Kedoea

Sekelumit dari yang tersisa.............

Nonikhairani

Once You Make a Decision, The universe Conspires To Make It Happen

Dr. Margono M. Amir

My true stories

danirachmat

duit dan hidup diobrolin santai

Making Memories

We don’t remember days, we remember moments

Kumpulanceritadahlia

Just another Kumpulanceritadahlia weblog

Bundarara's Weblog

Just another Mom of 2 son weblog

randomize of bengsin ...

foto .. gadget .. #crap .. its just about ...

%d bloggers like this: